Postingan

Rawat Dengan Sholat

“Ibadah shalat adalahd ukuran dan ujian setiap hari. Maka, bagaimana keadaan seseorang terhadap shalatnya?” Apakah shalat menjadi penyejuk pandangan dan ketenangan bagi hatinya, atau justru menjadi sesuatu yang terasa berat dan membebani? Ketika waktu shalat tiba, apakah ia ingin segera terbebas darinya? Keadaannya bukan seperti ungkapan “istirahatkan kami dengan shalat”, tetapi justru “istirahatkan kami dari shalat.” Di antara tanda sehatnya hati adalah besarnya perhatian seseorang terhadap shalat, merasa bahagia ketika melaksanakannya, hatinya terpaut kepadanya, menantikan datangnya waktu shalat, bergembira ketika waktunya tiba, merasakan betapa indah dan nikmat waktunya, serta bersegera menghadapinya  Imam Ibnul Qayyim رحمه الله: “Di antara tanda sehatnya hati adalah: ketika seseorang masuk dalam shalat, hilanglah dari dirinya kegelisahan dan kesedihan karena urusan dunia. Bahkan ia merasa berat ketika harus keluar dari shalat. Ia menemukan di dalamnya ketenangan, kenikmatan, ke...

Allah Maha Pemaaf, Tapi Jangn Salah kaprah

 "Allah Maha Pemaaf, Tapi Jangan Salah Kaprah" Allah itu Al-‘Afuw, Maha Pemaaf. Ampunan-Nya seluas langit dan bumi. *Tapi celakanya,* banyak yang menjadikan sifat pemaaf Allah sebagai alasan untuk terus bermaksiat. ⚠️ Jangan lupa! Maafnya Allah memang tak terbatas, tapi azab-Nya juga sangat dahsyat bagi mereka yang sengaja menentang. Ketika mau bermaksiat, ingat: 🔍 Allah selalu ada. 👁 Allah selalu melihat setiap langkah, setiap niat, setiap dosa yang kita lakukan. Kalau kita ingat betapa pedihnya azab bagi pendosa, hati ini akan gemetar. *Jangan sampai rasa aman dari ampunan membuat kita lengah*. Ampunan itu untuk mereka yang bertaubat, bukan untuk yang terus meremehkan dosa. - Tetesan Ilmu

Hukum Menelan Air Liur Saat Berpuasa

Hukum Menelan Air Liur Saat Berpuasa Jika seseorang menelan air liurnya sendiri, maka puasanya tidak batal menurut ijmak ulama, meskipun ia sengaja mengumpulkannya di dalam mulut lalu menelannya. Syarat-Syarat Agar Tidak Membatalkan Puasa Dalam kitab al-Minhaj, disebutkan beberapa syarat berikut beserta contoh-contohnya: 1. Air liur tidak bercampur dengan benda lain Jika air liur bercampur dengan benda lain, meskipun benda itu suci seperti sisa makanan, lalu ditelan, maka puasanya batal. 2. Air liur tidak keluar dari mulut Jika air liur keluar dari mulut (misalnya sampai ke bibir), lalu dimasukkan kembali ke dalam mulut dan ditelan, maka puasanya batal. Begitu juga jika air liur melekat pada benda seperti benang, kemudian dimasukkan kembali ke dalam mulut dan ditelan, puasanya juga batal. Pengecualian: Jika seseorang mengeluarkan lidahnya yang masih terdapat air liur di atasnya, lalu memasukkannya kembali ke dalam mulut dan menelannya, maka puasanya tidak batal. Hal ini karena lidah ti...

Tidur saat majlis bisa membatalkan wudhu atau tidak

  Tidur saat majlis bisa membatalkan wudhu atau tidak      Terkadang kita tidak sadar saat bermajlis atau sedang mendengarkan taklim ternyata tertidur, dan apakah hal tersebut bisa membatalkan wudhu atau tidak, di sebutkan Dalam kitab Safinatunnajah : زوال العقل بنوم أو غيره إلا نوم قاعد ممكن مقعده من الأرض. Hilangnya akal karena tidur atau hal lain, kecuali tidurnya orang yang sedang duduk yang mengokohkan duduknya di tanah ( lantai ).      Maka di saat ia tidur Dalam keadaan duduk dan tidak terangkat pantatnya dari lantai atau tempat duduknya maka ia tidak batal, kecuali ia tertidur dan terangkatnya pantat / bokong  dari tempat duduknya maka batallah wudhunya.

Yang Diwajibkan Dalam Berwudhu

Gambar
  💦🌺 ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━┓   🕋🌻 Tetesan_ilmu 🌻🕋 ┗━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ 🌺 ️ 💦 ┛                       ﷽ . فروض الوضوعء فروض الوضوء ستة : الأول النية . و الثاني : غسل الوجه و حده من منابت شعر الرأس إلى منتهى اللحيين و الذقن طولا . و عرضا من الأذن إلى الأذن . الثالث : غسل اليدين إلى المرفقين . الرابع : مسح شئ من بشرة الرأس أو شعر في حده . الخامس غسل الرجلين مع الكعبيب . السادس : الترتيب على هذه الكيفية FARDU DALAM WUDHU Adapun fardhu dalam wudhu ada enam: 1.      1.  Niat 2.     2 .   Membasuh wajah, adapun batasanya dari tempat tumbuhnya rambut kepala sampai tempat tumbuhnya bagian bawah dan samping janggut 3.     3 .   Membasuh kedua tangan sampai siki-siku 4.     4.  Mengusap sebagian dari rambut kepala atau satu rambut yang berada di batasanya 5.     5...

Jalani Hidup Layaknya Matahari

Jalani Hidup Layaknya Matahari Dilihat orang atau tidak, ia tetap menyinari Di hargai atau tidak, ia tetap menerangi.  Terkadang kita menghabiskan Waktu hanya untuk mengikuti apa kata orang, Lelah, letih, dan kehilangan banyak Waktu yang mungkin bisa kita pergunakan untuk hal yang lebih berharga di banding mengikuti apa kata orang, benar apa kata orang – orang Ketika kita masa bodok terhadap perkataan orang maka kita akan merasakan nikmatnya hidup.  Siapa siih yang tak pernah mendengan kisah Suatu riwayat dikisahkan, bahwa pada suatu hari Luqman al-Hakim bersama anaknya pergi ke pasar dengan menaiki seekor Keledai kecil. Ketika itu Luqman naik di punggung Keledai sementara anaknya megikuti di belakangnya dengan berjalan kaki. Melihat tingkah laku Luqman itu, ada orang yang berkata,  “Lihat itu orang tua yang tidak merasa kasihan kepada anaknya, dia enak-enak naik keledai sementara anaknya disuruh berjalan kaki.” Setelah mendengarkan gunjingan orang-orang, maka Luqman pun ...

Ketika Masalah Menjumpaimu

Gambar
﷽.      Segala puji dan syukur tak pernah lepas dari lisan kita dan selalu kita panjatkan kepada Allah SWT atas limpahan nikmat yang selalu menghampiri di setiap tarikan dan hembusan nafas. Ada hal yang sangat menarik untuk kita bahas, yaitu ketika masalah menjumpaimu kemana engkau akan pergi?, ketika seseorang dihadapkan masalah, maka akan memunculkan reaksi yang berbeda-beda, ketika masalah menghampiri setiap manusia ada yang menanggapi dengan cara mendekatkan diri kepada Allah, dan ada juga yang menjauh dari Allah SWT. Maka ketika diri kita mendapatkan masalah kemanakah kita akan pergi.? Apakah langkah yang kita ambil sudah benar, atau bahkan bisa menimbulkan bencana di kemudian hari?. Di dalam al-Qur’an Surat al-Baqarah ayat 45 telah memberitahukan kepada kita, langkah apa yang harus di ambil ketika mendapatan masalah    وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَـٰشِعِينَ Dan mohonlah pertolongan Allah dengan sabar ...